BBM
Selasa, 01 Oktober 2013
BBM Lintas Platform
Bbm Lintas Platform, Terpuruk Atau Sukses ?
Kabar mengejutkan datang dari CEO Blackberry, Thorsten Hrins, yang mengatakan bahwa Blackberry Messenger (BBM) bukan lagi menjadi perangkat Blackberry tetapi juga akan digunakan pada semua perangkat Android dan iOS. Hal ini berarti bbm yang selama ini menjadi andalan blackberry menguasai jagat smarfphone kini dapat dinikmati oleh semua platform. Akankah hal ini menjadi akhir karir bbm atau strategi cerdas dari blackberry ?
Keinginan blackberry untuk melepaskan bbm merupakan bentuk percaya diri dari blackberry bahwa blackberry 10 akan menjadi platform yang sukses di pasaran. Bahwa perangkat merekalah yang menjadi andalan bukan hanya perangkat bbm semata. Sehingga blackberry sengaja melepas bbm sebagai aplikasi messaging independen yang multi platform.
Ini sekaligus serbuan banyak aplikas messaging multi platform lain, sebut sajah whatsapp, line, kakao talk atau wechat sebagai aplikasi chatting messaging lintas platform yang sekarang cukup popular.
Bbm sendiri rencananya bisa dijalankan pada perangkat yang mengusung platform ios keatas. Sedangkan pada platform android minimal hanya aka nada pada kompatibel pada android v4.0 alias ice cream sandwich atau versi yang lebih baru.
Awalnya, bbm yang ada pada platform lain hanya akan memuat bbm chat, grup chat, voice note sharing dan bbm grup saja. Akan tetapi kedepannya akan berkembang seperti halnya layanan bbm saat ini yang ada pada blackberry 10 seperti video atau screen share.
Faktanya bbm menghubungkan lebih dari 60 juta pengguna dan menjadi aplikasi chatting yang paling popular melebihi ios dan whatsapp. Lebih dari 10 milyar pesan telah dikirim dari server blackberry dan hampir setengah dari 10 milyar tersebut dibaca setelah terkirim hanya dalam waktu kurang dari 20 detik.
Untuk pengguna lama diharapkan mereka akan tetap loyal terhadap produk blackberry sekaligus akan beralih ke blackberry 10. Apalagi blackberry juga akan banyak mengeluarkan produk produk blackberry 10 dengan harga terjangkau. Blackberry juga dapat memberikan batasan batasan pada fitur fitur bbm untuk perangkat lain. Yang secara tidak langsung akan menguatkan penjualan blackberry device.
Pengembangan lain yang dilakukan pada bbm adalah fitur bbm channels. Untuk pertama kali mendengar tentang fitur bbm channels, ini adalah platform sosiaal baru yang ditujukan untuk semua informasi yang berhubungan dengan selebriti dan merek. Pada dasarnya hal ini mirip seperti twitter dimana sebuah brand dapat menyampaikan pesan dari berbagai update fans / follower mereka.
Pengguna dalam menggunakan sebuah channel sebagai pengikut, yang dapat dikontrol melalui web client atau smartphone blackberry.
sebagai pelanggan, anada dapat terus memantau semua perkembangan tentang berita, peristiwa, atas segala hal tentang pemilik channel yang inginkan untuk berbagi. Selintas cara kerjanya mirip seperti facebook pages. “comment” dan “like” juga ada didalamnya dan pemilik channel memilki pilihan untuk terlibat langsung dala percakapan one on one dengan followernya. Sejauh ini bbm channel masih menggunakan versi beta untuk pengguna blackberry z10 dan blackberry q10.
Jadi blackberry bukan hanya berkompetisi dengan berbagai aplikasi chatting tetapi juga siap menantang hegemoni media jejaring social besar macam twitter dan facebook.
Belajar dari pengalaman pada bb connect. Sekedar mengingatkan bahwa blackberry pernah melahirkan blackberry connect. Ini adalah sebuah teknologi dan software dari blackberry yang memungkinkan pengguna non bb untuk merasakan pengalaman berpush email. Saat ini pengguna non bb seperti pemilik sony Ericson, htc, nokia atau pda lain bisa saling chatting dengan perangkat lain. Bb connect diaplikasikan pada perangkat berbasisi symbian s60 atau uiq.
Namun akhirnya teknologi bb connect ini terpuruk ditengah jalan karena mahalnya biaya yang harus dikeluarkan pengguna karena selain harus berlangganan bb connect, untuk browsing atau chatting pengguna tetapa akan dikenakan biaya saat terkoneksi ke internet.
Namun sejauh ini blackberry masih menunggu persetujuan formal dari google dan apple supaya bbm tersebut bisa berjalan di kedua platform tersebut. Ya kita harapkan saja supaya pihak google dan apple akan menyetujui tawaran blackberry ini. Dan apakah hal ini merpakan langkah yang tepat bagi blackberry ? kita tunggu saja hasilnya ?
Langganan:
Postingan (Atom)